Selasa, 11 Januari 2011

Pernyataan Menteri Keuangan Jepang Mengangkat Euro Dari Keterpurukannya


Euro berhasil keluar dari tekanan USD, meskipun kemarin sempat sedikit tertekan akibat kekhawatiran bahwa Portugal akhirnya harus menerima bailout. Namun Euro mampu bangkit dari tekanan setelah pihak Bank Sentral Eropa menyatakan akan membantu Portugal mengatasi krisisnya. Euro juga semakin menanjak pagi ini setelah Menteri Keuangan Jepang menyatakan akan membeli sekitar 20% obligasi Eropa yang akan dikeluarkan dalam bulan ini. 

Sementara harga emas diperdagangkan stabil dilevel 1370an per troy ounce. Kekhawatiran akan kondisi krisis Eropa, utamanya yang saat ini terjadi pada Portugal membuat emas menjadi investasi alternatif bagi investor dalam kondisi ekonomi yang masih belum menentu. 

TS Management memperkirakan Euro masih belum akan beranjak jauh dari levelnya sekarang. Dengan kondisi krisis yang masih belum berakhir, Euro masih berpotensi untuk kembali melemah seandainya kabar buruk kembali menyerang zona Eropa. Secara fundamental Eropa masih belum meyakinkan, sehingga investor masih menghindari untuk buy on Euro. 


GBP
Todays range = 1.5496 – 1.5624 Trend Up

Buy @ 1.5569 TP: 1.5589 SL: 1.5529
Sell @ 1.5529 TP: 1.5509 SL: 1.5569
Bearish Correction = Buy @ 1.5509 TP: 1.5569 SL: 1.5499
Bullish Correction = Sell @ 1.5589 TP: 1.5529 SL: 1.5599

EURO
Todays range = 1.2893 – 1.2985 Trend Up

Buy @ 1.2948 TP: 1.2968 SL: 1.2908
Sell @ 1.2908 TP: 1.2888 SL: 1.2948

Bearish Correction = Buy @ 1.2888 TP: 1.2948 SL: 1.2878
Bullish Correction = Sell @ 1.2968 TP: 1.2908 SL: 1.2978

YEN
Todays range = 82,48 – 83,09 Trend Flat

Buy @ 83,08 TP: 83,28 SL: 82,68
Sell @ 82,68 TP: 82,48 SL: 83,08

Bearish Correction = Buy @ 82,48 TP: 83,08 SL: 82,38
Bullish Correction = Sell @ 83,28 TP: 82,68 SL: 83,38

GOLD
Todays range = 1368,53 – 1379,33 Trend Down


Kekhawatiran Kondisi Portugal Menyeret Wall Street


Wall Street kembali ditutup melemah semalam oleh meningkatnya kekhawatiran bahwa Portugal akhirnya terpaksa harus menerima bailout. Dow Jones turun 37,31 poin atau 0,32% dilevel 11.637,45; Nasdaq naik tipis 4,63 poin atau 0,17% dilevel 2.707,80 dan S&P 500 turun 1,75 poin atau -0,14% dilevel 1.269,75.

Bursa sempat mengalami pelemahan setelah berkembang kabar bahwa Portugal akhirnya harus menerima bailout akibat krisis hutang yang dialaminya. Namun kemudian kekhawatiran itu sedikit mereeda setelah pihak Bank Sentral Eropa menyatakan akan membantu Portugal. Wall Street juga kemudian pulih diakhir sesi setelah Alcoa melaporkan pendapatannya jelang tutup sesi. Meskipun demikian, Wall Street tetap berakhir diteritori negatif, walaupun tipis. 

Market Asia tampak beragam merespon peristiwa yang terjadi di Eropa. Kospi pagi ini dibuka anjlok cukup besa, sementara Nikkei dan Hang Seng tampak tidak terpengaruh dan dibuka menguat. Yen yang kembali menguat terhadap USD pagi ini membuat saham-saham eksportir kembali menggeliat naik. Fokus market kini pada laporan pendapatan yang akan dirilis oleh beberapa perusahaan dari Amerika dalam minggu ini. 

Kekhawatiran akan inflasi yang tinggi menyebabkan investor banyak yang melepas kepemilikan sahamnya kemarin, sehingga IHSG kemarin terpuruk sebanyak 152,904 poin dan berakhir dilevel 3.478,549. Dalam tiga hari ini tercatat IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 8%. TS Management memperkirakan IHSG hari ini masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan untuk melemah. Merosotnya IHSG dalam tiga hari ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian yang selektif terhadap beberapa saham unggulan yang harganya sudah cukup murah. Beberapa saham yang menarik dicermati hari ini antara lain ASII, BBCA dan PTBA.


Hang Seng
Todays range = 23.397 – 23.721 Trend Down

Buy @ 23.624 TP: 23.644 SL: 23.584
Sell @ 23.584 TP: 23.564 SL: 23.624

Bearish Correction = Buy @ 23.564 TP: 23.624 SL: 23.554
Bullish Correction = Sell @ 23.644 TP: 23.584 SL: 23.654

Senin, 10 Januari 2011

Kekhawatiran Akan Krisis Kembali Meningkat...Euro Kembali Tiarap

Euro kembali anjlok terhadap Dolar dan menjadi satu-satunya major currency yang dapat dikalahkan oleh USD. Euro berada dilevel terendahnya dalam empat bulan terhadap USD pagi ini. Meningkatnya kembali kekhawatiran akan krisis hutang zona Eropa membuat Euro kembali terbenam. Euro terus berada dalam tekanan sejak minggu lalu, setelah sempat mencapai puncaknya tahun pada 4 Januari, menyusul aksi jual obligasi kawasan Eropa oleh investor akibat dari kebingungan akan penjualan hutang oleh Portugal dan Spanyol pada minggu ini.

Menurut sebuah sumber, tekanan oleh Jerman dan Perancis terhadap Portugal semakin meningkat untuk menerima bantuan dari Uni Eropa dan IMF untuk mencegah menyebarnya krisis dikawasan tersebut.

Semntara itu Sterling, Yen dan Swiss Franc nampak cukup kokoh bertahan dari gempuran USD. Ketiga mata uang tersebut berhasil mempertahankan posisinya terhadap Dolar, bahkan Sterling minggu lalu berhasil naik cukup besar terhadap Dolar. Sterling tampaknya tidak terlalu terganggu dengan kondisi yang terjadi di Eropa daratan, begitu pula dengan Swiss.

Sementara itu harga emas kembali menguat seiring dengan kembali meningkatnya kekhawatiran akan krisis hutang zona Eropa. Namun penguatan emas seidkit tertahan oleh terlalu kuatnya USD. Harga emas diperkirakan akan segera kembali kelevel 1400an, apabila Euro masih terus terpuruk.


GBP
Todays range = 1.5540 – 1.5615 Trend Up

Buy @ 1.5530 TP: 1.5550 SL: 1.5490
Sell @ 1.5490 TP: 1.5470 SL: 1.5530

Bearish Correction = Buy @ 1.5470 TP: 1.5530 SL: 1.5460
Bullish Correction = Sell @ 1.5550 TP: 1.5490 SL: 1.5560

EURO
Todays range = 1.2868 – 1.2984 Trend Up

Buy @ 1.2965 TP: 1.2985 SL: 1.2925
Sell @ 1.2925 TP: 1.2905 SL: 1.2965

Bearish Correction = Buy @ 1.2905 TP: 1.2965 SL: 1.2895
Bullish Correction = Sell @ 1.2985 TP: 1.2925 SL: 1.2995

YEN
Todays range = 82,69 – 83,53 Trend Down

Buy @ 83,38 TP: 83,58 SL: 82,98
Sell @ 82,98 TP: 82,78 SL: 83,38

Bearish Correction = Buy @ 82,78 TP: 83,38 SL: 82,68
Bullish Correction = Sell @ 83,58 TP: 82,98 SL: 83,68

GOLD
Todays range = 1354,83 – 1380,98 Trend Up

Wall Street Melemah


Wall Street akhir pekan ditutup melemah setelah data non farm payroll menunjukkan hasil yang lebih buruk dari ekspektasi. Dow Jones ditutup melemah 22,55 poin atau -0,19% dilevel 11.674,76; Nasdaq turun 6,72 poin atau -0,25% dilevel 2.703,17 dan S&P 500 turun 2,35 poin atau -0,18% dilevel 1.271,50.

Data Non-Farm Payroll Jumat lalu menunjukkan jumlah pekerja sebesar 103.000 orang, sangat jauh dari ekspektasi yaitu 159.000 orang. Selain akibat data yang tidak sesuai ekspektasi, bursa juga mengalami tekanan dari sektor perbankan setelah pengadilan memerintahkan untuk melakukan penyitaan terhadap asset Wells Fargo&Co dan US Bankcorp. Pengadilan menyatakan kedua bank tersebut gagal membuktikan kepemilikan mereka atas hipotek pada saat diambil alih. Berita ini membuat pasar yang sebelumnya bergerak positif, berbalik melemah, namun beberapa kalangan menyatakan reaksi tersebut terlalu berlebihan. 

Melemahnya Wall Street tidak memberikan imbas yang sama bagi market Asia. Kospi dibuka melemah, sementara Hang Seng walaupun dibuka melemah tipis, namun saat ini justru bergerak menguat. Saham-saham perbankan di Hang Seng tampak cukup kebal dengan apa yang terjadi di Wall Street. 

IHSG akhir pekan lalu ditutup anjlok tajam. Dibuka menguat IHSG harus menyerah dan situtup merosot lebih dari 100 poin dan kembali terjerembab dibawa level psikologis 3.700. Aksi profit taking yang dilakukan investor membuat IHSG harus rela ditutup dilevel 3.631,453 setelah sehari sebelumnya ditutup dilevel 3.736,257. TS Management memperkirakan anjloknya IHSG membuat sejumlah saham unggulan berpotensi untuk diburu para investor, karena harganya yang sudah murah. Namun demikian potensi IHSG untuk kembali koreksi masih tetap ada. Beberapa saham yang menarik diperhatikan hari ini antara lain ASII, BMRI dan BLTA.

 
Hang Seng
Todays range = 23.675 – 23.755 Trend Down

Buy @ 23.791 TP: 23.811 SL: 23.751
Sell @ 23.751 TP: 23.731 TP: 23.791

Bearish Correction = Buy @ 23.731 TP: 23.791 SL: 23.721
Bullish Correction = Sell @ 23.811 TP: 23.751 TP: 23.821

Jumat, 07 Januari 2011

Dolar Masih Perkasa


Dolar melanjutkan dominasinya atas major currency. Jatuhnya harga minyak dunia sebesar lebih dari 2% hingga kelevel $ 87,90 per barel membuat Dolar semakin perkasa atas major currency. Euro jatuh kelevel terendahnya terhadap USD akibat kembali meningkatnya kekhawatiran bahwa krisis hutang akan menyebar kenegara-negara zona Eropa. Selain itu ekspektasi akan solidnya data tenaga kerja Amerika juga turut menekan Euro. 

TS Management memperkirakan baik Euro maupun Sterling masih belum akan pulih dari tekanan USD disebabkan faktor fumdamental Eropa yang masih belum meyakinkan. Krisis hutang yang melanda Spanyol, Yunani dan Irlandia masih belum akan berakhir dalam waktu dekat ini meskipun masing-masing negara tersebut telah menerima paket dana bantuan dari Uni Eropa dan IMF. Dibutuhkan waktu beberapa saat lagi sebelum negara-negara tersebut dapat pulih sepenuhnya dari krisis. 


GBP
Todays range = 1.5423 – 1.5538 Trend Down

Buy @ 1.5513 TP: 1.5533 SL: 1.5473
Sell @ 1.5473 TP: 1.5453 SL: 1.5513

Bearish Correction = Buy @ 1.5453 TP: 1.5513 SL: 1.5443
Bullish Correction = Sell @ 1.5533 TP: 1.5473 SL: 1.5543

EURO
Todays range = 1.2943 – 1.3116 Trend Down

Buy @ 1.3076 TP: 1.3096 SL: 1.3036
Sell @ 1.3036 TP: 1.3016 SL: 1.3076

Bearish Correction = Buy @ 1.3016 TP: 1.3076 SL: 1.3006
Bullish Correction = Sell @ 1.3096 TP: 1.3036 SL: 1.3106

YEN
Todays range = 83,00 – 83,51 Trend Up

Buy @ 83,39 TP: 83,59 SL: 82,99
Sell @ 82,99 TP: 82,79 SL: 83,39

Bearish Correction = Buy @ 82,79 TP: 83,39 SL: 82,69
Bullish Correction = Sell @ 83,59 TP: 82,99 SL: 83,69

GOLD
Todays range = 1363,98 – 1379,33 Trend Down

Dolar Menguat...Wall Street Ambrol


Wall Street ditutup melemah setelah Dolar menguat cukup tajam semalam. Dow Jones ditutup turun 25,58 poin atau -0,22% dilevel 11.697,31; Nasdaq naik 7,69 poin atau 0,28% dilevel 2.709,89 dan S&P 500 turun 2,71 poin atau -0,21% dilevel 1.273,85.

Selain akibat menguatnya USD yang membuat investor sedikit sensitif menjelang rilis data tenaga kerja bulan Desember, melemahnya sektor retail yang ditandai oleh melesetnya estimasi beberapa retailer di bulan Desember, membuat index retail S&P melemah 1,6%.

Investor sangat mengharapkan peningkatan jumlah tenaga kerja sektor non pertanian untuk bulan Desember serta penurunan tingkat pengangguran dari sebelumnya 9,8% diharapkan dapat turun menjadi 9,7%. Sementara itu jobless claim yang rilis semalam menunjukkan kenaikan lebih dari ekspektasi minggu lalu, walaupun secara rata-rata empat minggu ini telah turun ketingkat terendahnya dalam dua tahun.

Market Asia tampak sedikit lesu pada pembukaan pagi ini. Selain akibat melemahnya Wall Street, pelaku pasar di bursa Asia juga turut menantikan data tenaga kerja Amerika yang akan rilis malam nanti. Menyusul melemahnya harga minyak, saham-saham energi Hang Seng pagi ini juga terlihat lesu. Minyak semalam sempat anjlok hingga level $ 87,90 per barel. Pagi ini minyak sedikit pulih dan kembali kelevel $ 89 per barel.

Sentimen negatif regional yang beredar diperkirakan akan ikut mempengaruhi pergerakkan IHSG hari ini. Selain itu IHSG sendiri secara teknikal sudah berada dalam fase jenuh beli, sehingga potensi untuk melemah cukup besar. Turunnya harga komoditas juga akan ikut menyebabkan melemahnya saham-saham berbasis komoditas, sehingga akan semakin menekan IHSG. Tingginya inflasi dalam negeri serta rencana pembatasan BBM Maret yang akan dating merupakan fokus investor kedepan. Beberapa saham yang layak diperhatikan hari ini antara lain ASII dan BRAU.


Hang Seng
Todays range = 23.732 – 23.852 Trend Down

Buy @ 23.806 TP: 23.826 SL: 23.766
Sell @ 23.766 TP: 23.746 SL: 23.806

Bearish Correction = Buy @ 23.746 TP: 23.806 SL: 23.736
Bullish Correction = Sell @ 23.826 TP: 23.766 SL: 23.836

HatBux - Hats off to HatBux!