Senin, 14 Maret 2011

Bursa Asia Melemah Menyusul Gempa Jepang


Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat lalu. Dow Jones naik 59,79 poin atau 0,50% kelevel 12.044,40; Nasdaq naik 14,59 poin atau 0,54% kelevel 2.715,61 dan S&P naik 9,17 poin atau 0,71%.

Paska gempa dahsyat yang disertai tsunami di Jepang, investor mengkhawatirkan keadaan yang memburuk di Jepang, terutama setelah sebuah reaktor nuklir meledak. Pemerintah Jepang berusaha untuk terus mendinginkan reaktor dengan air dan uap agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Nikkei dibuka anjlok pagi ini. Ditutup dilevel 9900an Jumat kemarin, Nikkei dibuka di 9510 pagi ini dan berusaha memperbaiki posisinya dengan bergerak menguat perlahan. Gap yang teramat besar antara buy dan sell order membuat index TOPIX sempat disuspend selama 15 menit tak lama setelah opening. Sementara Hang Seng juga dibuka melemah terkait gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang Jumat lalu. 

Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang juga berimbas pada anjloknya IHSG pada perdagangan Jumat lalu. IHSG ditutup turun 45,420 poin atau -1,27% kelevel 3.542,228. Bencana gempa yang terjadi di Jepang menambah sentimen buruk yang beredar di bursa yang pada saat itu sedang mengalami aksi jual. TS Management memperkirakan hari ini IHSG masih belum akan lepas dari sentimen negatif seputar gempa Jepang. Beberapa saham yang layak diperhatikan hari ini antara lain TLKM, ADRO dan MEDC.


Hang Seng
Todasy range = 23.003 – 23.451 Trend Down

Buy @ 23.264 TP: 23.284 SL: 23.224
Sell @ 23.224 TP: 23.204 SL: 23.264

Bearish Correction = Buy @ 23.204 TP: 23.264 SL: 23.194
Bullish Correction = Sell @ 23.284 TP: 23.224 SL: 23.294

Jumat, 11 Maret 2011

Minyak Semakin Jinak Dolar Kembali Perkasa


Dolar kembali menguat atas major currency seiring dengan semakin jinaknya harga minyak. Buruknya data ekonomi Amerika yang dirilis semalam tampaknya tidak memberikan dampak terhadap penguatan USD. Trade balance Amerika tercatat minus 46,3 miliar, naik dibandingkan sebelumnya yg minus 40,3 miliar. Sementara jumlah pengangguran naik menjadi 397.000 orang minggu lalu, meningkat 26.000 orang dibandingkan sebelumnya yang sebanyak 371.000 orang.

Pasar lebih merespon penurunan peringkat hutang Spanyol menjadi Aa2 oleh Moody’s kemarin yang akhirnya membuat Euro tak berdaya terhadap USD. Euro dapat semakin terpuruk jika terus mendapatkan sentimen negatif. TS Management memperkirakan pasar lebih berfokus pada fundamental Eropa dan kemampuan Eropa mengatasi krisis hutang yang melanda beberapa negara anggota Uni Eropa dalam menentukan arah pergerakan Euro. 

Permintaan aset safe haven yang meningkat telah mendorong meningkatnya harga logam mulia dan obligasi setelah polisi Arab Saudi dilaporkan melepaskan tembakan keudara untuk membubarkan demonstrasi kaum muslim syiah. Kejadian ini meningkatkan kekhawatiran akan terganggunya suplai minyak dari negara pengekspor minyak terbesar dunia tersebut. 

Penurunan rating kredit Spanyol telah berhasil menjinakkan harga minyak dalam peradgangan kemarin sore. Minyak Nymex semalam sempat menyentuh level $ 100,63 per barel sebelum akhirnya ditutup dilevel @ 102,70 per barel. 

Dengan tingkat produksi minyak Libya yang menurun lebih dari dua per tiga kapasitas normalnya akibat kerusuhan yang masih terus berlangsung,  pelaku pasar mengharapkan akan ada peningkatan kapasitas produksi dari negara-negara OPEC. 


GBP
Todays range = 1.5992 – 1.6170 Trend Down

Buy @ 1.6124 TP: 1.6144 SL: 1.6084
Sell @ 1.6084 TP: 1.6064 SL: 1.6124

Bearish Correction = Buy @ 1.6064 TP: 1.6124 SL: 1.6054
Bullish Correction = Sell @ 1.6144 TP: 1.6084 SL: 1.6154

EURO
Todays range = 1.3739 – 1.3891 Trend Down

Buy @ 1.3852 TP: 1.3872 SL: 1.3812
Sell @ 1.3812 TP: 1.3792 SL: 1.3852

Bearish Correction = Buy @ 1.3792 TP: 1.3852 SL: 1.3782
Bullish Correction = Sell @ 1.3872 TP: 1.3812 SL: 1.3882

YEN
Todays range = 82,72 – 83,20 Trend Down

Buy @ 83,14 TP: 83,34 SL: 82,74
Sell @ 82,74 TP: 82,54 SL: 83,14

Bearish Correction = Buy @ 82,54 TP: 83,14 SL: 82,44
Bullish Correction = Sell @ 83,34 TP: 82,74 SL: 83,44

GOLD
Todays range = 1399,28 – 1428,08 Trend Down

Dow Jones Terburuk Dalam Tujuh Bulan


Wall Street anjlok oleh kekhawatiran akan ketegangan yang terjadi di Arab Saudi. Dow Jones anjlok 228,48 poin atau -1,87% kelevel 11.984,61; Nasdaq turun 50,70 poin atau -1,84% dan S&P 500 turun 24,91 poin atau -1,89%.

Dow Jones terjun dibawah level 12.000, hari terburuknya dalam tujuh bulan terakhir setelah muncul laporan bahwa pihak berwenang Arab Saudi telah melepas tembakan kearah demonstran. Hal ini semakin meningkatkan kekhawatiran akan instabilitas politik dan keamanan disejumlah besar Negara penghasil minyak.  

Saham energi menjadi sektor yang paling besar mengalami penurunan. Indeks S&P sektor energi turun 3,6% dengan Exxon Mobil juga turun sebesar 3,6% meskipun minyak berhasil menguat kembali diakhir sesi. 

Kekhawatiran akan situasi Arab Saudi juga melanda bursa Asia pagi ini. Nikkei dan Kospi dibuka melemah dan Hang Seng anjlok dengan dibuka turun lebih dari 260 poin dibandingkan penutupan kemarin. Kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi global telah memberikan tekanan tambahan pada Nikkei, sementara Hang Seng dipengaruhi oleh inflasi China yang masih tinggi. TS Management tidak mengeluarkan rekomendasi Hang Seng hari ini karena Hang Seng pagi ini dibuka jauh dibawah supportnya dan terus breaking low.

Melemahnya bursa global pada perdagangan kemarin membawa  IHSG turut melemah sepanjang perdagangan kemarin. IHSG ditutup turun 11,027 poin atau -0,31% kelevel 3.587,648. Pada perdagangan hari ini IHSG masih akan dipengaruhi oleh pergerakan bursa regional dan global. TS Management memperkirakan sentimen negatif yang beredar di bursa global tampaknya juga akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Aksi jual diperkirakan akan mewarnai perdagangan hari ini mengikuti perkembangan yang terjadi di Arab Saudi serta buruknya data perekonomian Amerika. Beberapa saham yang menarik dicermati hari ini antara lain INTP dan BMTR.

Kamis, 10 Maret 2011

Euro Stabil Terhadap Dolar


Euro bergerak stabil sepanjang perdagangan kemarin. Sejauh ini, hal utama yang menggerakkan Euro adalah kekhawatiran tentang bagaimana Eropa akan mengatasi masalah fiskal yang dihadapi beberapa negara Eropa.
Sementara suku bunga Eropa terus meningkat, segera dibulan April dan kemungkinan akan beberapa kenaikan lagi ditahun ini, keraguan muncul akan kemampuan negara-negara kawasan Eropa dalam menghadapi pengetatan moneter dalam usaha mereka memulihkan perekonomiannya. 

Beberapa pelaku pasar mengharapkan fokus market pada krisis hutang yang membelit kawasan Eropa dalam minggu-minggu mendatang ketika para pemimpin Eropa dan Menteri Keuangan akan mengadakan serangkaian pertemuan untuk membahas masalah tersebut, yang dimulai dengan KTT Eropa Jumat ini. 

Masalah kenaikan suku bunga juga dihadapi oleh Sterling dimana Inggris juga mengalami pemulihan ekonomi yang lambat. BOE diharapkan akan tetap mempertahankan suku bunganya pada rapat MPC Kamis ini. Namun beberapa pembuat kebijakan merasa khawatir dengan laju inflasi saat ini. 

Dengan kondisi inflasi yang masih tinggi dikawasan Eropa, TS Management berpendapat menaikkan suku bunga menjadi salah satu pilihan yang logis, walaupun dalam jangka panjang beresiko menghambat proses pemulihan ekonomi yang sedang berjalan. Terutama untuk beberapa negara yang baru saja terbelit krisis finansial seperti Irlandia, Yunani dan Portugal. 

Setelah mengalami rally dalam dua minggu terakhir akibat krisis politik di Libya, minyak kemarin tampak stabil dilevel $ 104an per barel. 

Meskipun harga minyak telah melonjak sangat tinggi, namun OPEC memandang tidak perlu diadakan pertemuan darurat untuk mendiskusikan peningkatan produksi minyak mereka, karena suplai relative masih terjaga meskipun ada gangguan suplai dari Libya. Menurut statuta OPEC, pertemuan darurat dapat diadakan jika ada permintaan dari negara-negara anggota melalui Sekretaris Jenderal, setelah berkonsultasi dengan presiden OPEC dan disetujui oleh anggota simple majority. Menurut Gubernur OPEC Mohammad Ali Khatibi tidak ada kekurangan suplai di market. Iran merupakan produsen minyak OPEC terbesar kedua.

Arab Saudi telah menawarkan suplai tambahan untuk mengganti suplai yang berkurang dari Libya, namun analis dan trader minyak meragukan kemampuan Arab Saudi memproduksi minyak dengan kualitas yang sama dengan kualitas minyak Libya yang terkenal sangat baik.


GBP
Todays range = 1.6146 – 1.6250 Trend Down

Buy @ 1.9214 TP: 1.9234 SL: 1.6174
Sell @ 1.6174 TP: 1.6154 SL: 1.6214

Bearish Correction = Buy @ 1.6154 TP: 1.6214 SL: 1.6144
Bullish Correction = Sell @ 1.6234 TP: 1.6174 SL: 1.6244

EURO
Todays range = 1.3861 – 1.3947 Trend Down

Buy @ 1.3921 TP: 1.3901 SL: 1.3881
Sell @ 1.3881 TP: 1.3861 SL: 1.3921

Bearish Correction = Buy @ 1.3861 TP: 1.3921 SL: 1.3851
Bullish Correction = Sell @ 1.3941 TP: 1.3881 SL: 1.3951

YEN
Todays range = 82,54 – 82,93 Trend Up

Buy @ 82,95 TP: 83,15 SL: 82,55
Sell @ 82,55 TP: 82,35 SL: 82,95

Bearish Correction = Buy @ 82,35 TP: 82,95 SL: 82,25
Bullish Correction = Sell @ 83,15 TP: 82,55 SL: 83,25

GOLD
Todays range = 1423,90 – 1436,90 Trend Down


Wall Street Melemah Tipis


Wall Street semalam ditutup melemah tipis setelah sepanjang sesi bergerak fluktuatif. Dow Jones ditutup melemah sangat tipis 1,29 atau -0,01% kelevel 12.213,09; Nasdaq turun 14,05 poin atau -0,51% kelevel 2.751,72 dan S&P 500 turun 1,80 poin atau -0,14% kelevel 1.320,02.

Anjloknya saham-saham perusahaan pembuat chip yang diawali dengan outlook yang lemah dari Texas Instruments telah menekan Nasdaq dan membawa Nasdaq melemah. 

Namun disaat yang sama kenaikan saham IBM telah menahan Dow Jones terjun lebih dalam lagi pada perdagangan semalam. 

Anjloknya saham-saham teknologi Amerika yang terkait dengan chip juga berdampak pada merosotnya Nkkei pagi ini. Namun penurunan tersebut apat dibatasi dengan aksi beli yang selektif dari para investor terhadap saham dengan tingkat deviden yang tinggi menjelang pembagian deviden beberapa perusahaan dibulan Maret ini. 

Sementara Hang Seng saat ini masih cenderung flat menunggu rilis data ekonomi China hari ini. Optimisme akan keberhasilan usaha pemerintah untuk mengurangi pinjaman perbankan serta menahan laju inflasi telah meningkatkan performa saham-saham China dalam beberapa hari ini dibandingkan saham-saham Asia lainnya. 

IHSG pada perdagangan kemarin berhasil kembali menguat seiring dengan terus masuknya dana asing dilantai bursa. IHSG ditutup naik 18,361 poin atau 0,51% kelevel 3.598,675. IHSG kemarin bahkan sempat menyentuh kembali level 3.600. Namun TS Management merasa posisi IHSG saat ini mulai rawan profit taking, apalagi setelah mengalami rally untuk lima sesi berturut-turut meskipun daya beli masih cukup kuat. Beberapa saham yang menarik diperhatikan hari ini antara lain TLKM, ISAT dan MYOR.


Hang Seng
Todays range = 23.697 – 23.856 Trend Down

Buy @ 23.819 TP: 23.839 SL: 23.779
Sell @ 23.779 TP: 23.759 SL: 23.819

Bearish Correction = Buy @ 23.759 TP: 23.819 SL: 23.749
Bullish Correction = Sell @ 23.839 TP: 23.779 SL: 23.849

HatBux - Hats off to HatBux!