Selasa, 22 Februari 2011

Minyak Melambung Akibat Rusuh Di Libya


Dolar menguat tajam terhadap sejumlah major currency pada perdagangan Asia pagi ini. Ketegangan di Timur Tengah memicu investor untuk melepaskan aset-aset beresiko tinggi. Tekanan pada Euro bertambah karena pada hari Minggu Partaiberkuasa Jerman kalah dalam pemilu regional.

Namun beberapa trader menyatakan bahwa Euro akan kembali menguat setelah pada hari Senin Kemarin pajabat Bank Sentral Eropa kembali mengingatkan akan bahaya inflasi dan kemungkinan bagi ECB untuk menaikkan suku bunganya sebelum The Fed melakukannya untuk Amerika. 

Ketegangan di Libya bertambah setelah Pemimpin Libya Muamar Gaddafi berusaha mempertahankan kekuasaannya dengan melakukan penyerangan terhadap demonstran yang mengakibatkan korban jiwa. 

Ketakutan bahwa kekerasan di Libya akan mengancam suplai minyak dari negara-negara anggota OPEC telah melambungkan harga minyak pada level tertingginya dalam dua tahun. 

Minyak Crude melonjak $ 5,22 per barel kelevel $ 91,42 per barel. Minyak Brent naik $ 3,22 atau 3,2% kelevel 105,74 per barel. Bahkan Minyak Brent sempat menembus level $ 108 per barel yang merupakan level tertingginya sejak 4 September 2008. 

Fokus pelaku pasar kini pada OPEC dimana kerusuhan yang terjadi dikawasan Timur Tengah dan Afrika Utara telah berhasil menggulingkan pemimpin yang telah lama berkuasa di Tunisia dan Mesir. Pelaku pasar terus memantau jika hal yang sama akan terjadi pada negara-negara OPEC lainnya dengan semakin meningkatnya ketegangan dikawasan tersebut. 

Pelaku pasar saat ini sangat khawatir kerusushan di Libya akan mempengaruhi kelancaran pasokan minyak dikawasan Timur Tengah karena salah satu pusat aksi demo adalah di kota Cyrenaica dimana sembilan puluh persen produksi minyak ekspor Libya berasal dari kota tersebut. Libya terkenal sebagai produsen dan eksportir minyak mentah dengan kualitas yang baik, dan kekacauan yang terjadi di negara tersebut saat ini sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan pasokan minyak dunia. 


GBP
Todays range = 1.6200 – 1.6257 Trend Down

Buy @ 1.6250 TP: 1.6270 SL: 1.6210
Sell @ 1.6210 TP: 1.6190 SL: 1.6250

Bearish Correction = Buy @ 1.6190 TP: 1.6250 SL: 1.6180
Bulish Correction = Sell @ 1.6270 TP: 1.6210 SL: 1.6280

EURO
Todays range = 1.3644 – 1.3716 Trend Down

Buy @ 1.3701 TP: 1.3721 SL: 1.3661
Sell @ 1.3661 TP: 1.3641 SL: 1.3701

Bearish Correction = Buy @ 1.3641 TP: 1.3701 SL: 1.3631
Bullish Correction = Sell @ 1.3721 TP: 1.3661 SL: 1.3731

YEN
Todays range = 83,03 – 83,27 Trend Flat

Buy @ 83,35 TP: 83,55 SL: 82,95
Sell @ 82,95 TP: 82,75 SL: 83,35

Bearish Correction = Buy @ 82,75 TP: 83,35 SL: 82,65
Bullish Correction = Sell @ 83,55 TP: 82,95 SL: 83,65

GOLD
Todays range = 1395,45 – 1413,30 Trend Up

Rusuh Di Libya Bursa Dunia Anjlok


Wall Street semalam libur Hari Presiden. Meskipun Wall Street libur, namun ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah memberikan sentimen negatif bagi pembukaan pasar Asia pagi ini. Baik Nikkei, Kospi maupun Hang Seng pagi ini dibuka anjlok. Aksi taking profit yang melanda seluruh bursa setelah mengalami kenaikan yang cukup signifikan minggu lalu, ditambah kekhawatiran akan kondisi keamanan di Timur Tengah menyusul aksi demo yang berujung bentrok dan kerusuhan, membuat market tidak berdaya.

Nikkei melemah lebih dari 2% pagi ini dan masih terus bergerak melemah. Demikian pula Hang Seng yang pagi ini dibuka minus 264 poin dari penutupan kemarin. Investor cenderung melepas kepemilikan investasi yang beresiko seperti saham. TS Management tidak mengeluarkan rekomendasi untuk Hang Seng hari ini dikarenakan saat pembukaan tadi Hang Seng dibuka jauh dibawah garis Support 3.

Kekerasan yang terjadi di Libya dan kawasan lain di Timur Tengah telah memicu kenaikan harga minyak. Minyak Crude ditutup dilevel $ 91,27 per barel semalam dan pada awal sesi Asia pagi ini telah menembus level $ 94,49 per barel. Saat ini minyak stabil dilevel $ 92,45 per barel. 

IHSG kemarin akhirnya menyerah dan ditutup melemah tipis meskipun diawal sesi sempat mencoba menguat. IHSG ditutup melemah 3,854 poin atau 0,12% kelevel 3.497,643. Banyaknya sentimen negatif yang beredar, ditambah dampak dari kerusuhan yang terjadi di Libya yang berakibat melambungnya harga minyak dunia, telah menekan IHSG.

Dengan masih kentalnya sentimen negatif yang beredar akibat kerusuhan yang terjadi di Libya dan Negara Timur Tengah lainnya, IHSG untuk hari ini diperkirakan masih akan sulit untuk pulih kembali. Lesunya bursa regional akan makin menyulitkan IHSG untuk berkembang, sehingga IHSG pada hari ini akan cenderung untuk tetap berada di teritori negatif. Beberapa saham yang menarik dicermati hari ini antara lain BBCA, ADRO, TLKM dan AALI.

Senin, 21 Februari 2011

Dolar Masih Lesu


Dolar Amerika masih tetap melemah atas sejumlah major currency. Euro pada perdagangan Asia pagi ini stabil dilevel 1.3670an setelah salah seorang pajabat ECB, Lorenzo Bini Smaghi pada Jumat lalu menyatakan bahwa ECB tengah bersiap untuk menaikkan suku bunganya untuk mengatasi laju inflasi dan memenuhi harapan dari para pelaku pasar. 

Para pelaku pasar terus mengawasi perkembangan yang terjadi di Timur Tengah, terutama Libya dimana demonstran anti pemerintah terus bertambah.

Namun, kenaikan Euro tampaknya terbatasi oleh berkembangnya kekhawatiran akan masalah krisis hutang yang melanda kawasan Eropa. Kekalahan Partai dari Kanselir Jerman, Angela Merkel dalam pemilu lokal di Hamburg hari Minggu kemarin, membuat koalisi yang dipimpinnya kesulitan untuk menelurkan Undang-undang. Hal ini memberikan sentimen negatif bagi Euro. 

Sementara hasil pertemuan menteri-menteri G20 akhir pekan lalu hanya memberikan dampak yang sangat kecil pada market. Para Menteri Keuangan G20 telah mencapai kesepakatan yang lemah untuk mengukur ketidaksimbangan dalam ekonomi global setelah China menolak penggunaan nilai tukar dan mata uang sebagai salah satu indikatornya. 

Ketegangan yang melanda kawasan Timur Tengah seperti Bahrain, Yaman dan Libya membuat investor khawatir akan terganggunya pasokan minyak dari kawasan tersebut. Aksi demo menuntut pengunduran diri para pemimpin negara tersebut yang berujung bentrok antara aparat keamanan dan warga sipil menyebabkan banyak jatuh korban dari warga sipil dan juga beberapa aparat keamanan. 

Situasi yang tak menentu dari kawasan tersebut memicu lonjakan harga minyak. Minyak Crude saat ini diperdagangkan dilevel $ 87,31 per barel setelah sempat naik hingga $ 87,63 per barel. Sementara Minyak Brent juga naik sebanya $ 1,02 per barel kelevel $ 103,54 per barel.

Beberapa analis khawatir apabila kekerasan berlanjut di Libya akan memicu kenaikan harga minyak lebih lanjut. 

Emas juga ikut meningkat akibat situasi yang memanas di Timur Tengah. Selain itu kekhawatiran akan krisis hutang dikawasan Eropa yang masih terus berlangsung juga membuat harga emas kembali meningkat. 


GBP
Todays range = 1.6169 – 1.6284 Trend Down

Buy @ 1.6236 TP: 1.6256 SL: 1.6196
Sell @ 1.6196 TP: 1.6176 SL: 1.6236

Bearish Correction = Buy @ 1.6176 TP: 1.6236 SL: 1.6166
Bullish Correction = Sell @ 1.6256 TP: 1.6196 SL: 1.6266

EURO
Todays range = 1.3583 – 1.3754 Trend Up

Buy @ 1.3669 TP: 1.3689 SL: 1.3629
Sell @ 1.3629 TP: 1.3609 SL: 1.3669

Bearish Correction = Buy @ 1.3609 TP: 1.3669 SL: 1.3599
Bullish Correction = Sell @ 1.3689 TP: 1.3629 SL: 1.3699

YEN
Todays range = 82,92 – 83,41 Trend Down

Buy @ 83,43 TP: 83,63 SL: 83,03
Sell @ 83,03 TP: 82,83 SL: 83,43

Bearish Correction = Buy @ 82,83 TP: 83,43 SL: 82,73
Bullish Correction = Sell @ 83,63 TP: 83,03 SL: 83,73

GOLD
Todays range = 1382,63 – 1392,68 Trend Up

Wall Street Kembali Menguat Namun Asia Tak Bergairah


Wall Street akhir pekan kembali ditutup menguat setelah rally dari saham-saham kapitalisasi besar jelang akhir sesi. Dow Jones ditutup menguat 73,11 poin atau 0,59% kelevel 12.391,25; Nasdaq naik 2,37 poin atau 0,08% kelevel 2.833,95 poin dan S&P 500 naik 2,58 poin atau 0,19% kelevel 1.343,01.

Rally tercepat yang pernah terjadi di bursa saham sejak Great Depression telah memaksa indeks saham meningkat untuk tiga minggu berturut-turut pada Jumat lalu, meskipun sinyal market yang mulai jenuh mulai terlihat. 

Lebih dari $ 8 miliar dana masuk kelantai bursa hingga tanggal 16 Februari kemarin. Menurut analis, investor tampak enggan melepas sahamnya meskipun volume perdagangan tipis dan spread antara saham yang meningkat dan yang melemah mulai menyempit. 

Saham Caterpillar naik 2,4% setelah melaporkan penjualan mesinnya melalui dealer meningkat tajam dalam tiga bulan hingga Januari lalu. Kenaikan ini telah mendorong naiknya Dow Jones dalam transaksi Jumat lalu. Selain itu saham Brocade Communications Systems Inc juga naik 6% setelah melaporkan profitnya melebihi estimasi dan mengeluarkan perkiraan pendapatan untuk kuartal kedua jauh diatas perkiraan analis.

Menguatnya Wall Street pada penutupan akhir pekan tidak mendapatkan sambutan yang hangat oleh bursa utama Asia. Nikkei, Kospi dan Hang Seng pagi ini justru dibuka melemah. Aksi profit taking yang melanda Nikkei setelah rally dalam lima hari, membuat Nikkei tak berdaya dan harus rela untuk turun. Sementara Hang Seng dibayang-bayangi oleh inflasi China yang kemungkinan akan kembali naik setelah China kembali menaikkan syarat dana cadangan untuk perbankan. Kebijakan ini membuat mayoritas saham perbankan rontok pagi ini, dengan ICBC sebagai bank devisa terbesar dunia turun sebesar 0,7% pagi ini. 

Ditengah sentimen yang saling bertentangan antara Wall Street dan bursa regional, IHSG hari ini tampaknya akan bergerak fluktuatif. Berhasil menyelesaikan perjalanannya diarea positif Jumat lau dengan naik 67,117 poin atau 1,95% kelevel 3.501,497 IHSG hari ini cukup rawan aksi profit taking. Meskipun masih berpotensi untuk naik dengan adanya laporan keuangan dari beberapa emiten hari ini, namun sentimen negatif yang beredar di bursa regional dapat mempengaruhi pergerakan IHSG, sehingga untuk hari ini diperkirakan IHSG hanya akan bergerak tipis saja. Beberapa saham yang menarik dicermati ahri nii antara lai BBRI, BMRI, TLKM dan ASII.


Hang Seng
Todays range = 23.361 – 23.705 Trend Down

Buy @ 23.508 TP: 23.528 SL: 23.468
Sell @ 23.468 TP: 23.448 SL: 23.508

Bearish Correction = Buy @ 23.448 TP: 23.508 SL: 23.438
Bullish Correction = Sell @ 23.528 TP: 23.468 SL: 23.538

Jumat, 18 Februari 2011

Dolar Melemah Minyak Menguat


Ketegangan yang terjadi dikawasan Timur Tengah dan Afrika Utara membuat Dolar kehilangan supremasinya atas sejumlah major currency. Buruknya data tenaga kerja yang dirilis semalam menambah sentimen negatif untuk Dolar. 

Meningkatnya resiko akan terhambatnya pertumbuhan ekonomi dunia yang diakibatkan oleh terus meningkatnya harga bahan pangan serta pembiayaan publik juga berpotensi menurunkan nilai tukar Dolar terhadap sejumlah mata uang dunia. Hal ini disampaikan IMF menjelang pertemuan menteri-menteri G20 yang akan mengadakan rapat akhir pekan ini. 

Namun melemahnya USD akan menguntungkan bagi perdagangan minyak dunia yang menggunakan Dolar sebagai patokan harganya, dikarenakan hal ini akan membuat biaya menjadi lebih murah bagi negara konsumen yang tidak menggunakan mata uang Dolar dan nilai Dolar yang harus dibayarkan kepada produsen pun lebih murah. 

Minyak Crudse semalam kembali ditutup menguat 1,6% atau naik sebanyak $ 1,37 kelevel $ 86,36 per barel. Kenaikan ini merupakan yang terbesar dalam dua minggu. Sementara minyak Brent justru melemah $ 1 kelevel $ 102,78 per barel setelah sempat menguat sampai $ 104,30. 

Aksi demo yang mirip aksi demo Mesir yang menyebar dikawasan Timur Tengah sangat berpotensi mengganggu suplai minyak dari kawasan tersebut. Bentrokan antara aparat keamanan dan para pendemo di Bahrain, Libya dan Yaman membuat investor bersikap hati-hati. 

Ketegangan antara iran dan Israel juga menjadi perhatian investor ditengah ketidakpastian tentang rencana Iran mengirimkan kapal perangnya melewati Terusan Suez, setelah Menteri Luar Negeri Israel menyatakan hal tersebut sebagai sebuah provokasi. Namun pejabat di Terusan Suez menyatakan, mereka sejauh ini belum mendapatkan pemberitahuan bahwa Pemerintah Mesir akan mengijinkan kedua kapal perang Iran tersebut untuk melewati Terusan Suez.


GBP
Todays range = 1.6103 – 1.6214 Trend Up

Buy @ 1.6165 TP: 1.6185 SL: 1.6125
Sell @ 1.6125 TP: 1.6105 SL: 1.6165

Bearish Correction = Buy @ 1.6105 TP: 1.6165 SL: 1.6095
Bullish Correction = Sell @ 1.6185 TP: 1.6125 SL: 1.6195

EURO
Todays range = 1.3556 – 1.3639 Trend Up

Buy @ 1.3608 TP: 1.3628 SL: 1.3568
Sell @ 1.3568 TP: 1.3548 SL: 1.3608

Bearish Correction =  Sell @ 1.3548 TP: 1.3608 SL: 1.3538
Bullish Correction = Sell @ 1.3628 TP: 1.3568 SL: 1.3638

YEN
Todays range = 83,05 – 83,66 Trend Down

Buy @ 83,61 TP: 83,81 SL: 83,21
Sell @ 83,21 TP: 83,01 SL: 83,61

Bearish Correction = Buy @ 83,01 TP: 83,61 SL: 82,91
Bullish Correction = Sell @ 83,81 TP: 83,21 SL: 83,91

GOLD
Todays range = 1377,13 – 1388,48 Trend Up

HatBux - Hats off to HatBux!